Inilah Pendidikan
di NegaraKu
Apa yang
akan kamu ucapkan ketika ada seseorang yang menanyakan pendapatmu tentang
pendidikan di Indonesia?
Saya
sebagai salah satu pelajar di Indonesia sangat merasakan suka cita dalam
belajar. Berbagai hambatan,masalah dan semacamnya memang perlu pemikiran dan
pengorbanan untuk diselesaikan.
Dalam
pembelajaran,tentunya kita membutuhkan sarana maupun prasarana untuk mendukung
kegiatan belajar. Tapi alangkah baiknya kita melihat perbedaan-perbedaan yang
lebih mendalam di dunia pendidikan Negara kita ,Indonesia tercinta…..
Guru,guru
adalah salah satu hal terpenting dalam pendidikan. Ucapan ‘Guru adalah Pahlawan
Tanpa Tanda Jasa” tentunya sudah tidak asing lagi di lingkungan kita. Tapi
menurut saya,hal tersebut perlu di maknai lebih dalam. Saat ini saya sedang
duduk di bangku Sekolah Menengah Atas. Saat ini,saya sangat menyadari bahwa kedudukan
guru dalam pembelajaran sangatlah penting. Kedudukan dalam hal kualitasnya juga
sangat berpengaruh. Walau buku adalah nomor satu untuk gudangnya ilmu. Tapi
saya yakin tidak semua orang bisa belajar hanya dengan membaca,mereka juga
perlu bimbingan.
Kembali
pada proses pendidikan. Alhamdulillah,dari SMP sampai SMA saya sekolah
gratis..tis..tidak ada pungutan apapun kecuali untuk beli buku,seragam dan
kebutuhan pribadi lainnya. Tapi tidak saat saya SD bahkan Tk,karena di
swasta.
Katanya
jaman sekarang tidak ada yang gratis bukan ? Ada yang gratis,tapi tidak
berkualitas. Sungguh ironi,pernyataan tersebut memang berlaku untuk pendidikan
di Indonesia. Faktanya,sekolah yang “Gratis” sungguh sangat berbeda dengan yang
“Berbayar”. Tidak perlu saya perjelas,mulai dari
fasilitas,sarana,kualitas,bahkan pergaulan. Bisa di bilang saat anak kota sudah
belajar dengan in-focus. Anak desa pedalaman masih perlu waktu untuk
menyebrangi sungai,melewati jembatan,dan hal lainnya untuk menuju surga ilmu
yaitu sekolah. Lalu,mana yang harus lebih diperhatikan? Dan siapa pihak yang
sepatutnya bertanggung jawab? Coba renungkan!
Kembali
pada guru.. Sosok guru adalah sosok yang perlu di teladani oleh pelajar.
Tapi,di teladani dalam hal apa? Guru mengajar..Orang tua disekolah. Guru juga orang tua untuk
anak-anaknya. Mengabdi untuk berbagi ilmu. Guru tidaklah hanya Ia mengajar di
sekolah. Pengertian guru sangat luas. Guru yang benar benar mengajar,membimbing
,memberi dan saling berbagi ilmu dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan itulah
seorang guru yang pantas untuk disebut sebagai “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”.
Guru memang suatu pekerjaan. Tapi disisi lain, menjadi seorang guru adalah “volunteer” yang sangat di butuhkan bagi
saudara-saudara kita yang kurang beruntung disana.
Lalu,apakah
kesejahteraan guru sudah dimaksimalkan?
Upah guru
yang bervariasi,sebenarnya juga mempengaruhi kualitas guru. Ya.. Inilah
pendidikan kita. Kita di didik supaya bisa mendidik lagi,mendidik lagi dan
terus mendidik. Belajar supaya bisa mengajar dan seterusnya. Saya percaya,semua
anak Indonesia berbakat dan pintar. Tinggal bagaimana mengasah bakat dan
kepintarannya itu. Tentunya dengan
pendidikan. Pendidikan yang berkualitas dan tidak mengandalkan satu pihak.
Seorang
manusia harus menempuh masa-masanya. Menemukan jatidirinya,membentuk karakter
dan kepribadiannya. Tentu semua itu dipengaruhi oleh pendidikan. Baik
pendidikan formal maupun nonformal.
Contohnya,dalam
pendidikan formal diterapkan pelajaran bahasa,baik itu bahasa Indonesia,bahasa
Inggris maupun bahasa lainnya. Mempelajari bahasa asing khususnya bahasa
Inggris itu memang sangatlah penting tapi jangan sampai kita sebagai warga
Negara Indonesia kehilangan jati diri kita sebagai orang Indonesia dengan
melupakan dan tidak mempelajari bahasanya lebih dalam. Seharusnya,hebat
tidaknya seseorang itu tidak hanya dilihat dari prestasi akademiknya saja.
Prestasi non akademik juga harus lebih di perhatikan.
Pendidikan
tidaklah hanya belajar matematika.fisika,kimia,biologi,sosiologi,ekonomi dan
semacamnya. Namun,pendidikan tentang tingkah laku juga tidak kalah penting di
ajarkan di sekolah-sekolah. Pintar tidak hanya dilihat dari per mata pelajaran,pintar
juga harus di pandang bagaimana siswa bersikap,bertutur kata,dan menghargai
orang lain. Tentu,peran yang sangat berpengaruh adalah guru. Kepercayaan siswa
sangat penuh terhadap tingkah laku guru. Apa yang di perbuat guru bisa saja
selalu mereka anggap benar. Maka dari itu,jangan jadikan prinsip bahwa guru
adalah suatu pekerjaan. Tapi,jadikanlah sebagai suatu pengorbanan,perjuangan
untuk memberi,membimbing dan berbagi ilmu bagi yang membutuhkannya….